Sabtu, 26 Maret 2011

Rumput mutiara


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
?Rumput mutiara
Rumput mutiara
Rumput mutiara
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:Plantae
(tidak termasuk)Eudicots
(tidak termasuk)Asterids
Ordo:Gentianales
Famili:Rubiaceae
Upafamili:Rubioideae
Bangsa:Spermacoceae
Genus:Hedyotis
L.
Species
Hedyotis corymbosa (L.) Lamk
Rumput mutiara adalah tanaman rumput liar yang termasuk ke dalam famili Rubiaceae dan dikenal dengan nama daerah rumput siku-siku, daun mutiara, lidah ular, atau katepan.[1]Rumput ini tumbuh subur di tanah yang lembab, di kebun kosong yang basah, halaman rumah, pinggir jalan, dan selokan.[2] Rumput mutiara terkenal sebagai tanaman obat yang dimanfaatkan di CinaIndia dan wilayah Asia Tenggara untuk mengobati berbagai jenis penyakit.[3]

[sunting]Morfologi

Rumput mutiara berpenampakan tegak atau condong,sering bercabang mulal dari pangkal batangnya dengan tinggi 0,05 - 0,6 m.[4] Batang rumput ini bersegi empat, gundul atau dengan sisik sangat pendek, bercabang, dengan tebal 1 mm dan berwarna hijau kecoklatan sampai hijau keabu-abuan. [4] Daunnya relatif kecil dengan panjang daun 2 - 5 cm, ujung runcing, tulang daun satu di tengah.[5] Ujung dan pangkal daunnya runcing, berwarna hijau pucat, dengan sisik sisik kecil sepanjang tepi daunnya dengan tangkai daun sangat pendek dan memiliki rambut pendek pada ujungnya.[4] Akar tanaman herba ini merupakan akar tunggang dengan garis tengah rata-rata 1 mm dengan akar cabang berbentuk benang.[4]

[sunting]Kandungan dan manfaat

Rumput mutiara mengandung dua senyawa aktif, yaitu asam ursolat dan asam uleanolat yang terbukti dapat mencegah perkembangan pembelahan sel kanker ke tahap yang lebih ganas. [6]Seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan dengan cara dikeringkan terlebih dahulu.[7] Selain kanker, rumput mutiara juga dapat dipakai untuk menyembuhkan Tonsilitis, pharyngitis, bronkitispneumonia,gondongan,radang usus buntu ,hepatitis, dan cholecystitis.[8]Lebih lanjut raumput ini dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit luar seperti bisul, uci-uci, dan luka terinfeksi.[8]

[sunting]Referensi

  1. ^ Situs Pusat Tanaman Obat dan Tradisional: Rumput Mutiara diakses 18 mei 2010
  2. ^ Situs Portal CBNdiakses 18 Mei 2010
  3. ^ Sadasivana, Sini (30 Juni 2006). "Hepatoprotective studies on Hedyotis corymbosa (L.) Lam". Journal of Ethnopharmacology 106 (2): 245-249. doi:10.1016/j.jep.2006.01.002.
  4. ^ a b c d Situs Iptek: Lidah Ular diakses 18 Mei 2010
  5. ^ Situs Mabrouk herbal: Rumput Mutiara diakses 18 Mei 2010
  6. ^ Situs Universitas Gaja Mada: Teliti Rumput Mutiara dan Limbah Tongkol Jagung, Mahasiswa UGM Juara PPRIdiakses 20 Mei 2010
  7. ^ Situs Ibu Jempol: Tanaman Obat Indonesiadiakses 20 Mei 2010
  8. ^ a b Situs UM Community: Rumput Mutiara diakses 20 Mei 2010